Tips Menata Isi Kulkas Agar Tidak Tapi dan Bau

Menata isi kulkas merupakan salah satu trik yang wajib dilakukan untuk menjaga kualitas bahan makanan tetap maksimal, dan memperpanjang usia simpannya. Tidak hanya itu, trik ini bermanfaat agar makanan dalam kulkas tidak menjadi bau. 

Keuntungan lainnya, isi kulkas yang tertata rapi akan membuat volume penyimpanan kulkas lebih maksimal, proses pendinginan makanan lebih merata, konsumsi daya listrik lebih hemat, dan tentu saja akan membuat usia pakai kulkas Anda bisa lebih maksimal.

Berikut merupakan beberapa tips mudah menata isi kulkas agar terlihat lebih rapi, tidak bau, lebih hemat listrik dan kinerja kulkas jauh lebih maksimal.

  1. Kenali Fungsi Bagian Kulkas

Secara umum kulkas terbagi dalam 3 bagian, ruang teratas merupakan tempat ice maker dan menyimpan makanan beku atau frozen food. Sementara tahap kedua bisa digunakan untuk penyimpanan yang bersifat umum, bahkan bisa dimanfaatkan untuk proses thawing.

Sementara untuk tahap ketiga, masih tergolong chiller, tapi fungsinya lebih khusus untuk menyimpan buah-buahan dan sayuran. Setiap makanan atau bahan makanan yang disimpan di dalam kulkas, harus ditempatkan sesuai dengan fungsi dari tempat penyimpanan tersebut. 

  1. Simpan Sesuai Tempatnya

Setelah mengetahui fungsi penyimpanan kulkas, sudah tentu Anda harus menyimpan bahan makanan sesuai dengan tempat penyimpanannya. Misalnya untuk sayuran, sebaiknya simpan di chiller bagian bawah, makanan sisa disimpan di bagian chiller atas dan daging atau frozen food di bagian freezer. 

Dengan penempatan ini, pembagian tempat penyimpanan jadi lebih tertata rapi, suhu dingin dapat disebar ke setiap penjuru, dan usia simpan makanan jadi lebih maksimal karena pertumbuhan bakteri bisa dihambat dengan lebih baik.

  1. Beri Kode Waktu Disimpan

Bagi mereka yang menyimpan makanan dalam jumlah banyak, pastikan untuk menempelkan kode atau tanggal penyimpanan bahan makanan. Setelah itu, prioritaskan untuk mengkonsumsi atau mengolah makanan yang sudah lebih dulu disimpan.

Cara ini bertujuan agar kualitas bahan makanan yang disimpan tetap baik, dan kandungan nutrisi di dalamnya tetap maksimal. Terutama untuk jenis makanan yang dibekukan, seperti daging, frozen food dan lainnya, yang rawan dengan penurunan kualitas saat disimpan lama. 

  1. Kemas Kembali Makanan

Kebanyakan orang asal memasukkan makanan, tanpa mempertimbangkan resiko kontaminasi bahan aroma makanan kepada makanan lainnya. Misalnya bawang-bawangan (terutama yang sudah diiris), buah-buahan beraroma tajam, seperti durian, nangka dan lainnya. 

Untuk mencegah hal itu terjadi, sebaiknya kemas kembali makanan dalam wadah khusus, misalnya kemasan bento transparan, dan lainnya. Dengan cara ini, aroma makanan tidak akan menyebar ke seluruh penjuru kulkas, penyusunan makanan jadi lebih mudah dan rapi.

  • Bersihkan Buah dan Sayur Sebelum Disimpan

Pastikan Anda membersihkan dulu buah-buahan dan sayuran, kemudian tiriskan. Baru setelah itu bisa langsung disimpan ke dalam kulkas. Agar lebih mudah dan rapi, Anda bisa menempatkan buah dan sayuran tersebut ke dalam box khusus yang sudah diberi sekat.

Untuk minuman atau bahan makanan dalam kemasan botol, sebaiknya gunakan holder untuk menyimpannya. Yang tidak kalah penting, pastikan Anda rutin membersihkan kulkas, mulai dari bagian dalam hingga bagian body luar agar kebersihan kulkas tetap terjaga. 

Trik lainnya yang tidak kalah penting, pastikan pintu kulkas tertutup rapat dengan cara selalu mengecek bagian karet pintu kulkas, dan segera ganti jika sudah terlihat rusak.