Mengenal Freezer Burn pada Kulkas, dan Cara Menghindarinya

Untuk memperpanjang usia simpannya, beberapa bahan makanan wajib disimpan dalam freezer, misalnya berbagai jenis daging, frozen food, dan lainnya. Tapi yang jadi masalah, tidak jarang makanan yang disimpan tersebut malah tertutupi es.

Kondisi yang dikenal dengan istilah freezer burn tersebut disebabkan oleh masuknya udara ke dalam kemasan makanan, kemudian mengenai hingga menyelimuti permukaan daging. Selain itu, freezer burn bisa juga disebabkan oleh suhu dalam freezer yang berubah-ubah. 

Selain membuat daging atau bahan makanan yang disimpan diselimuti es, tidak jarang freezer burn menyebabkan bahan makanan tersebut berubah warna, seperti daging merah jadi terlihat lebih gelap atau coklat tua, dan daging unggas terlihat lebih pucat.

Mengatasi Masalah Freezer Burn?

Meski mengalami kondisi freezer burn, secara umum makanan tersebut tergolong aman dikonsumsi. Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari United States Department of Agriculture, yang menyebut bahan makanan yang mengalami freezer burn tidak berisiko menyebabkan foodborne disease.

Tapi sama seperti makanan beku lainnya, sebelum diolah makanan yang mengalami freezer burn harus dicairkan lebih dulu. Anda bisa melakukan proses thawing dengan menyimpannya pada chiller, direndam dalam air dan setiap 30 menit air rendaman tersebut harus diganti.

Berbeda dengan makanan beku, makanan yang mengalami freezer burn biasanya cenderung berair, dan tidak jarang kualitasnya sedikit menurun. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mencegah terjadinya freezer burn dengan beberapa trik berikut ini.

  • Tutup segel makanan dengan sangat rapat, atau pastikan kemasan makanan tidak rusak. Anda bisa menggunakan kemasan tambahan yang dapat mencegah molekul air masuk ke dalam kemasan, dan bersentuhan dengan bahan makanan tersebut. 
  • Jika makanan yang dibeli dalam kondisi tanpa kemasan, seperti daging segar, Anda bisa membungkus daging tersebut dengan alumunium foil atau plastic wrap. Tapi ingat, pastikan seluruh bagian dari bahan makanan tersebut tertutup rapat.
  • Perhatikan waktu penyimpanan makanan. Terkadang freezer burn disebabkan oleh waktu penyimpanan makanan yang terlalu lama. Anda bisa memberi label sesuai dengan tanggal penyimpanannya, kemudian olah bahan makanan tersebut sesuai dengan waktu terlamanya.
  • Gunakan produk kulkas inverter. Selain lebih hemat energi, produk kulkas inverter umumnya tidak menghasilkan bunga es yang dapat meningkatkan resiko terjadinya freezer burn. Jika masih menggunakan kulkas non-inverter, lakukan defrost secara berkala.  

Selain trik di atas, hal lainnya yang wajib diperhatikan adalah, pastikan Anda menggunakan kulkas berkualitas terbaik. Ini penting, mengingat kualitas kulkas dapat membantu menjaga kualitas makanan di dalamnya tetap terjaga, menjaga suhu tetap stabil, dan mencegah terjadinya freezer burn. 

Dari sekian banyak pilihan produk kulkas yang bisa Anda dapatkan di pasaran, pastikan memilih kulkas dari HISENSE. Produsen kulkas ternama asal Tiongkok tersebut terbukti konsisten menghadirkan produk-produk berkualitas terbaik, dengan harga yang sangat bersahabat. 

Produk kulkas HISENSE sudah dibekali dengan teknologi tinggi yang dapat menjaga suhu di dalamnya tetap stabil, menurunkan resiko udara dari luar masuk ke dalam freezer, dan mencegah terjadinya bunga es. 

Anda bisa memilih beberapa produk terbaik dari HISENSE, diantaranya Inverter 2 Door 459L – RT546N4IWBU, Inverter 2 Door 459L – RT546N4IWBU, Inverter Side by Side Refrigerator 564L – RS680N4IBU, Inverter 4 Door Refrigerator 507L – RQ561N4IWBU dan lainnya.

Selain itu, masih banyak pilihan produk kulkas lainnya dari HISENSE. Anda bisa mendapatkan produk-produk tersebut di Electronic City dan toko elektronik langganan Anda, atau bisa juga di situs e-commerce seperti JD.ID, Lazada, Shopee, Akulaku, dan lainnya.