Jangan Salah, Ini Fungsi Air Purifier di Dalam Rumah

Air purifier merupakan perangkat kesehatan yang berfungsi untuk menyaring udara sebelum Anda menghirupnya. Alat ini memang tidak bekerja seperti AC yang mampu mendinginkan udara, namun dengannya partikel debu, bakteri, spora jamur, dan lainnya, bisa disaring dulu.

Cara kerja air purifier cukup sederhana. Saat dinyalakan, udara yang berada di dalam ruangan akan disedot dengan menggunakan kipas, kemudian udara tersebut akan melewati filter. Setelah itu udara yang telah disaring akan dikeluarkan air purifier untuk Anda hirup. 

Selain sebagai filter udara untuk mendapatkan kualitas udara yang lebih baik, ada beberapa manfaat lainnya yang bisa Anda nikmati saat menggunakan air purifier, diantaranya.

  • Menghilangkan Bau Tidak Sedap

Air purifier mampu menyaring berbagai hal yang dapat ‘mengotori’ udara, termasuk aroma tak sedap yang disebabkan paparan asap rokok, asap hasil pembakaran, aroma sampah dari luar, asap dapur, dan berbagai aroma tak sedap lainnya. 

Kemampuan ini semakin baik jika Anda menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA atau High-efficiency Particulate Air Filter. Filter udara generasi terbaru ini dibekali dengan kemampuan yang lebih baik dalam hal menyaring dan memurnikan udara. 

  • Menurunkan Risiko Penularan Penyakit

Seperti disebutkan diatas, air purifier berfungsi menyaring partikel kecil yang lepas ke udara dan menyebar diantara kita, termasuk virus dan bakteri penyebab penyakit. Hal inilah yang membuat air purifier diklaim dapat menurunkan resiko penularan penyakit yang menyebar lewat udara. 

Beberapa produk air purifier bahkan diklaim dapat menyaring virus Corona. Meski klaim ini masih belum terbukti secara ilmiah, namun secara prinsip hal tersebut sangat mungkin terjadi karena kemampuan air purifier yang cukup baik dalam menjaring organisme berbahaya di udara.

  • Menurunkan Kadar Zat Kimia Berbahaya

Menurut Environmental Protection Agency (EPA), polusi udara bisa terjadi dimana saja, bahkan di dalam rumah sekalipun. Polusi udara ini bisa disebabkan oleh penguapan partikel kecil dalam rumah, seperti asbes, kebocoran gas, furniture rumah dan lainnya.

Selain itu Anda beresiko terpapar polusi dari bahan-bahan kimia produk pembersih rumah tangga, pestisida serangga, dan lainnya. Meski jumlahnya sedikit, paparan jangka panjang dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk meningkatkan resiko kanker.

  1. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Penelitian yang dilakukan JAMA Internal Medicine, menyebut jika air purifier tidak hanya membantu meningkatkan kualitas udara di ruangan dengan membunuh spora, bakteri, virus, kuman, dan menyaring debu, air purifier terbukti dapat menjaga kesehatan jantung. 

Hal ini dapat terjadi karena saat kita menghirup udara yang bersih, oksigen yang masuk ke dalam tubuh akan jauh lebih bersih. Kebersihan oksigen dapat membantu meringankan tekanan darah, mencegah terjadinya hipertensi dan meningkatkan kesehatan jantung.

  • Mengurangi Jamur

Selain bahan-bahan kimia berbahaya, virus dan bakteri, ancaman lainnya yang tidak kalah berbahaya adalah spora jamur yang menyebar di udara. Jamur ini bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan, mulai dari masalah pencernaan, pernafasan dan lainnya. 

Jean-Denis Bailly dari University of Toulouse, menjelaskan setidaknya ada tiga jenis jamur sering tumbuh dan berkembang di dalam ruangan, diantaranya Penicillium brevicompactum, Aspergillus versicolor, dan Stachybotrys chartarum. 

Mikotoksin tersebut kemudian akan terhirup dalam tubuh kita saat bernafas, dan beresiko menyebabkan banyak masalah kesehatan, seperti batuk, asma, bronchitis, hingga wheezing (penyempitan saluran respiratorik distal).

Bagaimana, ternyata manfaatnya banyak bukan? Yuk mulai sekarang pertimbangkan untuk menggunakan air purifier. Ingat, kesehatan itu investasi jangka panjang bagi kehidupan Anda dan keluarga. Jadi pastikan pilih produk air purifier terbaik, yang sudah terbukti kualitasnya.