17 Agustus, Kominfo Matikan Siaran TV Analog di 15 Daerah. Cek Daerah Mana Saja

17 Agustus, Kominfo Matikan Siaran TV Analog di 15 Daerah. Cek Daerah Mana Saja

Indonesia akan memulai mengawali era digital di bidang pertelevisian. Rencananya, menurut pengumuman resmi Kemenkominfo tahap awal pelaksanaannya akan dimulai paling lambat pada tanggal 17 Agustus 2021. Proses pengalihannya sendiri sudah dimulai sejak pengumuman itu dikumandangkan melalui akun instagram resmi Kemenkominfo pada tanggal 1 Juni 2021.  Peralihan dari siaran televisi analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO) direncanakan akan selesai dua tahun kedepan. Atau tepatnya pada tanggal 2 November 2022.

Melalui Peraturan Menteri Kominfo No. 05 tahun 2012, Indonesia mulai mengadopsi standar penyiaran televisi digital terestrial Digital Video Broadcasting – Terrestrial second generation (DVB-T2). Hasil dari pengembangan DVB-T yang diterapkan pertama kali pada tahun 2007. DVB-T2 merupakan hasil adaptasi pemerintah terhadap perkembangan teknologi yang melesat dan menjadikan sebuah peluang untuk pengembang industri penyiaran di masa yang akan datang. Beberapa kajian dan konsultasi publik yang melibatkan stakeholder terkait dilakukan pemerintah di awal-awal sebelum menetapkan standar tersebut.

Frekuensi yang digunakan pada penyiaran televisi digital terrestrial dan televisi analog sama-sama menggunakan frekuensi radio VHF/UHF. Perbedaannya terletak pada format kontennya yang sudah digital. Dan penyiaran televisi digital hanya mengenal dua status yaitu 1 (terima) dan 0 (tidak). Sedangkan pada televisi analog, jarak dan letak geografis menjadi penentu tertangkap atau tidaknya siaran yang dipancarkan oleh suatu stasiun televisi.

Peralihan dari siaran analog ke digital, bukan berarti masyarakat harus membeli perangkat pesawat televisi baru dengan teknologi digital. Siaran televisi dalam format digital tetap bisa dinikmati dengan menggunakan televisi generasi sebelumnya yang masih hanya dapat menangkap sinyal analog. Tetapi, pada jenis televisi ini harus ditambahkan alat converter atau biasa disebut Set Top Box (STB). Alat ini berfungsi membantu menangkap siaran digital dan menkompres dan mengkonversi sinyal digital hingga dapat tertangkap oleh televisi analog.

Alat penangkap sinyal digital STB ini harus memiliki standar yang sama dengan transmitter atau sistem pemancarnya yaitu DVB-T2. Penetapan DVB-T2 merupakan standar penyiaran televisi digital terestrial penerimaan tetap tidak berbayar atau free-to-air.

  • daerah yang akan Dilakukan Analog Switch Off (ASO)

Di negara-negara lain ASO secara total sudah dilakukan. Diantaranya pada negara: Jepang pada tanggal 24 Juli 2011,  Kanada pada 31 Agustus 2011, Irlandia dan Inggris pada tanggal 24 Oktober 2012, Australia di tahun 2013 dan Amerika Serikat pada tanggal 12 Juni 2009.

Di Indonesia sendiri, penyelenggara multipleksing swasta di daerah Jawa dan Kepulauan Riau sejak akhir tahun 2012 sudah mulai membangun dan mengoperasikan infrastruktur TV Digital. Masyarakat di wilayah ini sudah dapat menikmati siaran dalam bentuk digital dan analog bersamaan. Sedangkan daerah-daerah lain akan menyusul.

Pada masa transisi, siaran analog masih tetap disiarkan dan dapat ditangkap oleh masyarakat selain siaran digital. Ini disebut dengan masa simulcast, dimana masyarakat tetap dijamin haknya untuk tetap mendapatkan informasi melalui media televisi. Masa peralihan ini ditujukan untuk memberikan waktu dan kesiapan pada masyarakat untuk beralih dari siaran analog ke siaran digital. Dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk dapat melihat perbedaan kualitas gambar dan suara pada siaran analog dan digital. 

Pada tanggal 17 Agustus tahun ini, pemerintah merencanakan akan mematikan saluran analog di beberapa daerah. Hal ini merupakan langkah awal dimulainya penyiaran televisi digital di Indonesia, yang diharapkan akan rampung pada akhir tahun 2022.  

 

Daerah – daerah tersebut adalah:

  1. Aceh; terdiri dari Kabupaten Aceh dan Kota Banda Aceh
  2. Kepulauan Riau; yang terdiri dari Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang
  3. Banten; yang terdiri dari Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon
  4. Kalimantan Timur; yang terdiri dari Kota Bontang, Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Karta Negara
  5. Kalimantan Utara; yang terdiri dari Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan.

Keuntungan dari penyiaran televisi digital antara lain gambar yang ditampilkan di layar akan lebih jelas dan jernih, tidak terdapat noise pada gambar. Demikian juga dengan kualitas suaranya, jauh lebih jernih dibanding dengan televisi analog. 

Selain itu, pada era penyiaran televisi secara digital, pemirsa juga dapat mengetahui acara-acara yang sudah lewat ataupun yang akan datang dengan fasilitas tambahan EPG (Electronic Program Guide). Layanan interaktif dimana pemirsa secara langsung  melakukan interaksi dengan memberikan rating terhadap suara program siaran.

Untuk mendapat pengalaman terbaik menangkap siaran TV Digital, pastikan Anda memilih produk TV Digital terbaik dari Hisense. Semua TV Hisense sudah bisa menangkap siaran digital, sehingga anda tidak perlu repot untuk membeli alat konverter lagi secara terpisah. Ada banyak produk TV Digital yang bisa Anda pilih, mulai dari tipe UHD 4K – A6500G, ULED 4K – 65U6G, ULED 4K – 55U6G, ULED 4K – 75U7G  hingga berbagai jenis Smart TV yang sudah mengusung OS Android generasi terbaru. 

 

Recent Posts

Beyond Glory UEFA EURO 2024 Resmi Dimulai, Hisense Bersinar Di Lokasi Perhelatan Olahraga Bergengsi Tahun Ini
UEFA EURO 2024 telah dimulai pada tanggal 14 Juni lalu waktu Jerman dan diawali dengan pertandingan pembuka di Allianz Arena, Munich antara tuan rumah
Read More
19 Juni 2024
Tonton Keseruan UEFA EURO 2024™ Bersama Televisi Hisense TV QLED 4K Q6N
Jakarta, 10 Juni 2024 – Hisense sebagai perusahaan elektronik dan peralatan rumah tangga global terus berinovasi akan produk-produk mutakhir yang di
Read More
14 Juni 2024
Hisense Resmi Menjadi Official Screen Provider untuk Video Assistant Referee (VAR) UEFA EURO 2024™
Qingdao, 28 Mei 2024 – Sebagai perusahaan elektronik dan peralatan rumah tangga global, Hisense sebagai official partner UEFA EURO 2024™ mengumumk
Read More
28 Mei 2024